Tadi pagi saya tiba-tiba teringat seorang kawan. Ya, saya anggap dia sebagai kawan, meskipun tidak terlalu kenal. Namun jika kami bertemu, biasanya bertegur sapa dan bercakap-cakap dengan ceria. Dia adalah paman parkir di pasar. Qodarullooh saat ini dia sudah tidak ada lagi di dunia. Saya pun berdoa agar ALLOH mengampuni dosa-dosanya, aamiin. Sewaktu tinggal di kota Rantau, saya sering main ke pasar, berkenalan dengan pedagang, penjahit, dan tukang parkir. Suatu hari saya ke pasar membawa ubi Cilembu, dan saat bertemu dengan paman parkir, saya beri dia satu buah ubi Cilembu. Di kesempatan berikutnya dia berkata bahwa ubinya enak sekali, dia baru pernah makan ubi seenak itu. Lalu saya pun menjelaskan bahwa itu adalah ubi Cilembu yang hanya bisa tumbuh di daerah Jawa Barat. Alhamdulillaah di Rantau ada yang jual ubi Cilembu, lumayan dekat dari rumah saya, jadi saya sering beli. Di saat saya hendak ke pasar lagi, saya sengaja beli ubi Cilembu untuk diberikan kepada paman parkir. Beta...
Ketika semua berawal dari kata-kata dan diwujudkan dalam langkah kecil yang nyata. Semoga asa dan impian yang terlahir di dalamnya berhasil terwujud sebagai hadiah yang penuh makna.