Beberapa hari yang lalu saya membeli ronde di warung STMJ. Dan pas banget ronde yang saya beli adalah stok terakhir hari itu. Penjualnya bilang hari itu dari sore banyak yang beli ronde jadi setelah 'Isya sudah habis. Padahal jualannya sampai pukul 23.30 WITA. Tapi dia tidak tertarik untuk menambah stok ronde lagi. Kemudian dia pun menceritakan pengalamannya jualan ronde. "Yang namanya rezeki kalau memang sudah dikasihnya segitu ya segitu saja ya," dia mengawali ceritanya. Suatu hari rondenya sudah habis terjual, namun malam masih panjang, dia pun menghubungi istrinya di rumah untuk membuat kembali bahan-bahan pelengkap ronde. Qodarullooh sampai warungnya tutup, stok ronde tambahan tersebut hanya terjual 5 porsi. Di kesempatan yang lain ketika dia berjualan di sebuah acara besar, ronde terjual habis dalam waktu yang singkat. Dia pun meminta istrinya untuk menyiapkan bahan-bahan pelengkap ronde untuk dijual lagi, karena masih ada waktu untuk berjualan. Qodarullooh lagi-l...
Ketika semua berawal dari kata-kata dan diwujudkan dalam langkah kecil yang nyata. Semoga asa dan impian yang terlahir di dalamnya berhasil terwujud sebagai hadiah yang penuh makna.