Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Pertanyaan dan Jawaban (6)

  Beberapa waktu yang lalu aku membuka kesempatan bagi teman-teman untuk bertanya tentang segala macam yang berkaitan dengan parenting, luka batin, kesehatan mental, dan sejenisnya. Aku bagikan di sini biar bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk yang lain juga. Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat. Pertanyaan: Bagaimana cara agar bisa mendidik anak tanpa harus menyakiti dan sabar dalam menjalani rumah tangga? Jawaban: Bismillaah, aku akan mencoba menjawab ya. Perhatikan pernyataan berikut ini, "Kita tidak dapat memberikan apa yang tidak kita miliki" atau dengan kata lain, "Kita hanya dapat memberikan apa yang kita miliki." Ketika kita menyakiti orang lain artinya kita sudah lebih dulu memiliki rasa sakit, oleh karena itulah kita bisa memberikan rasa sakit kepada orang lain. Rasa sakit biasanya muncul karena ada luka. Dan seringkali tidak kita sadari bahwa kita memiliki luka di dalam diri kita, yang biasa disebut luka batin atau trauma atau emosi terpendam. Bagaima...

Pertanyaan dan Jawaban (5)

  Beberapa waktu yang lalu aku membuka kesempatan bagi teman-teman untuk bertanya tentang segala macam yang berkaitan dengan parenting, luka batin, kesehatan mental, dan sejenisnya. Aku bagikan di sini biar bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk yang lain juga. Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat. Pertanyaan: Bagaimana caranya agar sembuh dari luka masa lalu yang kadang kita ga tahu lukanya seperti apa, yang mana, jadi mau berobat bingung? Tapi ketika mengasuh anak mudah meledak dan mudah terprovokasi oleh emosi sekitar. Jawaban: Bismillaah, aku akan mencoba menjawab ya. Luka batin atau disebut juga dengan trauma adalah apa yang terjadi pada tubuh sebagai akibat dari sebuah peristiwa yang menyakitkan di masa kecil. Tubuh menyimpan luka karena pada saat peristiwa tersebut terjadi, emosinya tidak dirasakan dan dialirkan, sehingga menjadi emosi terpendam. Secara fisiologi yang disebut sebagai luka batin adalah respon fight (melawan) dan flight (kabur) yang terperangkap di dalam tub...

Pertanyaan dan Jawaban (4)

  Beberapa waktu yang lalu aku membuka kesempatan bagi teman-teman untuk bertanya tentang segala macam yang berkaitan dengan parenting, luka batin, kesehatan mental, dan sejenisnya. Aku bagikan di sini biar bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk yang lain juga. Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat. Pertanyaan: Saya berusia 25 tahun, ibu 2 anak, yang pertama 2 tahun 6 bulan yang kedua 1 tahun 2 bulan. Sekarang kesibukan saya mengurus rumah, anak, suami, dan produksi risol. Sekarang saya semakin menyadari, saya sulit dalam hal komunikasi, karena luka parenting masa lalu, yang membuat saya sulit mengungkapkan apa yang sebenarnya saya rasakan bahkan ke suami saya sendiri, saya lebih memilih memendam apa yang saya rasakan, saya sering tidak terbuka tentang perasaan saya, pernah saya mencoba mengungkapkan isi hati saya, tapi malah respon nya, seolah saya yang kurang bersyukur. Dalam memulai komunikasi dengan orang lain pun, terlebih orang baru, saya sulit sekali untuk memulai pembicara...

Pertanyaan dan Jawaban (3)

  Beberapa waktu yang lalu aku membuka kesempatan bagi teman-teman untuk bertanya tentang segala macam yang berkaitan dengan parenting, luka batin, kesehatan mental, dan sejenisnya. Aku bagikan di sini biar bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk yang lain juga. Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat. Pertanyaan: Bismillah bagaimana cara menghilangkan takut dan rasa tidak tertarik untuk menikah? Bagaimana cara menemukan jodoh yang tepat dan terbaik sehingga bisa yakin dan tidak takut lagi? Terima kasih. Jawaban: Bismillaah, aku akan mencoba menjawab ya. Rasa takut menikah adalah akibat. Lalu apa yang menjadi penyebabnya? Biasanya berawal dari peristiwa di masa kecil yang pada akhirnya membentuk sudut pandang terhadap pernikahan. Anak kecil yang melihat orang tuanya bertengkar, melihat hubungan pernikahan orang tuanya tidak harmonis, akan menilai dan menyimpulkan bahwa yang namanya pernikahan ya seperti itu, seperti apa yang dia lihat pada kehidupan pernikahan orang tuanya. Jika yang...

Pertanyaan dan Jawaban (2)

  Beberapa waktu yang lalu aku membuka kesempatan bagi teman-teman untuk bertanya tentang segala macam yang berkaitan dengan parenting, luka batin, kesehatan mental, dan sejenisnya. Aku bagikan di sini biar bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk yang lain juga. Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat. Pertanyaan: Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh  Mohon izin bagaimana caranya supaya kita bisa mengeluarkan unek-unek atau ganjalan dalam hati sedangkan saya susah percaya sama orang lain, padahal saya pernah mendengar dan membaca kalau memendam unek-unek itu bisa menyebabkan masalah mental health? Jawaban: Wa'alaykumussalaam warohmatulloohi wabarokaatuh. Bismillaah, aku akan mencoba menjawab ya. Mengeluarkan unek-unek itu berkaitan dengan kemampuan mengekspresikan perasaan atau emosi. Kemampuan kita untuk berekspresi dipengaruhi oleh pola asuh ketika kecil. Secara fisik tubuh kita harus dilatih agar bisa mengekspresikan emosi. Sebenarnya semua emosi itu bermanfaat, namun ...

Pertanyaan dan Jawaban (1)

  Beberapa waktu yang lalu aku membuka kesempatan bagi teman-teman untuk bertanya tentang segala macam yang berkaitan dengan parenting, luka batin, kesehatan mental, dan sejenisnya. Aku bagikan di sini biar bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk yang lain juga. Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat. Pertanyaan: Bagaimana cara menjadi ibu yang bisa lebih mengelola emosinya? Jawaban: Bismillaah, aku akan mencoba menjawab ya, semoga bermanfaat. Emosi adalah respon yang dirasakan oleh tubuh dari apa yang kita yakini di dalam pikiran. Sehingga untuk mengelola emosi kita perlu mengelola pikiran. Agar bisa mengelola pikiran maka kita perlu memilih informasi apa yang masuk ke dalam pikiran kita, pastikan bahwa informasi yang masuk adalah bersifat baik dan bermanfaat, artinya kita perlu menghindari informasi-informasi yang buruk dan tidak bermanfaat. Tanyakan kepada diri sendiri mana yang baik dan mana yang buruk, keputusan ada di tangan masing-masing. Jika sudah muncul emosi, maka rasakan...